Hukum Sholat Ghaib

Pertanyaan : ”Apa hukum sholat ghaib?”

Syaikh Muhammad bin ’Abdillah al-Imam hafizhahullahu menjawab :

Yang benar dari pendapat para ulama adalah disunnahkan sholat ghaib dengan syarat ia mengetahui bahwasanya orang yang mati di suatu negeri belum disholati sebagaimana sholatnya Nabi ’alahi Sholatu wa Salam terhadap Najasyi (Negus) ketika wafat di Habasyah (Abessinia) sebagaimana termaktub dalam Shahihain. Hal ini dikarenakan Najasyi berada di negeri kafir dan belum pernah dilaporkan dari Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Ali wa Salam bahwasanya beliau mensholati selain Najasyi dengan sholat ghaib terhadap orang yang meninggal di luar Madinah.

Sumber : www.olamayemen.com

Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.

Tanggapan

Belum ada tanggapan.

Beri Tanggapan

(Harus Diisi)

(Harus Diisi)